Dalam beberapa bulan belakangan ini, saya sering sekali mengeluhkan penyakit pencernaan saya yang dahulu saya katakan semakin kronis.Yup!!Dengan jujur saya katakan penyakit maag atau gastris (orang Malaysia sana menyebutnya) yang saya derita selama ini cukup mengganggu. Kenapa mengganggu??Bayangkan teman-teman, banyak sekali makanan yang tidak boleh saya makan. Apa itu?? Mulai dari yang pedas menggelagar sampai yang asam memerihkan, saya sangat dilarang keras oleh dokter. Saking kronisnya (lagi-lagi saya katakan kronis itu DULU!!), minum kopi susu saja efeknya luar biasa buat saya. Mulai dari perasaan berdebar, mual, bahkan muntah-muntah. Lumayan mengerikan bukan?!Bukan hanya mengerikan, tetapi juga menyebalkan buat saya yang dengan jujur saya katakan, saya ini adalah pecinta masakan pedas asam. Grrr...
Ditambah lagi ketika saya harus pindah ke negeri Jiran, saya sering sekali merasa maag saya kambuh. Bahkan sampai tiga hari saya tidak bisa tidur, muntah, mual, dan obat yang diberikan dokter untuk saya tidak mampu mengatasi masalah yang saya hadapi. Akhirnya saya pun pulang ke Indonesia untuk berobat. Saya sangat ringkih memang. Tapi itu sekali lagi saya katakan : DULU!!
Sahabat, percaya atau tidak percaya, suka atau tidak suka, yakin atau tidak yakin, tapi ada satu hal yang pasti. Allah menurunkan ujian pada hambaNya pasti ada kunci jawabannya. Masa iya Allah gak punya kunci jawaban. Sakit itu juga ujian loh, atau mungkin juga peringatan. Dan jawaban dari ujian berupa sakit itu adalah berobat. Jiaahhhh, dari jaman nenek-nenek jago disko sampai anak TK baru belajar nyanyi juga tahu kalau sakit ya harus berobat. Eits, jangan emosi dulu ampe mau lemparin saya pakai sepatu boots, karena jujur selain jago ngelak, saya juga tidak terlalu menyebalkan seperti George W Bush sampai harus dilemparin sepatu. Hehehehe...Oke kita serius lagi. Menurut kitab sakti yang baru-baru ini saya baca, yaitu 7 Keajaiban Rejeki dan Percepatan Rejeki karya Ippho Santosa, ada metode penyembuhan ala otak kanan yang sangat efektif. Mau tahu apa itu?? Baiklah saya ungkap satu persatu.
1. Doa. Yup sebagai mahluk Allah, sudah merupakan kewajiban setiap hambanya untuk senantiasa berdoa. Doa itu juga merupakan bentuk ikhtiar loh. Ikhtiar kita untuk senantiasa berserah diri dan percaya bahwa Allah lah yang Maha Menyembuhkan. Dan untuk menumbuhkan kepercayaan itu juga relatif sulit dan memerlukan ikhtiar hati yang kuat. Jadi salah kalau ada orang yang bilang ikhtiar dan tawakal itu bagai dua sisi mata uang yang saling berlainan.
2. Nah selain itu ada lagi cara yang super ampuh untuk menyembuhkan penyakit. BERAMAL. Dalam bukunya yang berjudul Percepatan Rejeki, Ipphoright sering menegaskan perkataan Rasul tentang belilah apa yang kamu inginkan dengan beramal. Lah berarti pamrih dong??? Ya emang pamrih, tapi kan pamrihnya cuma sama Allah. Sah dong kalau kita pamrih sama Allah. Para Nabi yang kelas keimanannya jauh dari kita saja mengharapkan pamrih sama Allah. Apalagi kita sebagai manusia. Lagipula usut punya usut, Allah senang loh kalau kita berharap kepadaNya. Seriusan!Kok bisa?! Ya bisa dong. Logikanya berharap kepada Allah adalah bentuk rasa percaya kita bahwa hanya Allah lah yang bisa mencukupi kita. Percaya adalah bentuk keimanan dan merupakan dasar dari agama.
Oke sekarang udah percaya kan dengan kekuatan amalan?! Jadi apa dong amalan yang bisa kita kerjakan?? Pertama saya bilang lakukan yang wajib terlebih dahulu seperti sholat lima waktu dan zakat. Kedua perbanyaklah ibadah sunnah. Nah ibadah sunnah inilah yang bisa sangat membantu penyembuhan kita. Bisa berupa sholat dhuha, sholat tahajjud, dan SEDEKAH. Suka atau tidak suka, Rasul pernah bersabda tentang keutamaan sedekah (Santosa Ippho, 2010):
· “Belilah semua kesulitanmu dengan sedekah”
· “Obatilah penyakitmu dengan sedekah”
· “Perbanyak sedekah, sebab sedekah dapat memanjangkan umur”
· “Bersegeralah sedekah, sebab bala tidak pernah mendahului sedekah”
Ajaib kan kekuatan amalan yang satu ini. Ini Rasul loh yang bilang, bukan manusia biasa. Bukan seorang Ippho Santosa atau Tita Nursyamsiah yang berkata, karena Tita Nursyamsiah saat ini pun sedang dalam proses menerapkan, dan hasilnya, sudah seminggu saya tidak lagi merasakan sakit yang aneh-aneh.Ini nyata loh!!
Nah kan dahsyatnya pengobatan otak kanan. Jadi tunggu apalagi. Berdoa dan yakin sama Allah, lakukan amalan-amalan seperti sholat dhuha, sholat tahajjud, dan sedekah. Saya yakin jika teman-teman adalah orang yang positif dan yakin akan kekuatan Allah, maka kesehatan dan kesembuhan bukanlah harga yang sangat mahal untuk diperoleh. Silakan dipraktekan :D
Bagus ceu..sukaaaa tulisannya.. bener, yakin bahwa pemilik kesembuhan hanya Allah. Sedekah juga bisa menjadi obat ampuh, dan tentunya tetep atas ridho Allah. :)
BalasHapus