Itulah sedikit pengalaman pertama saya ketika membuat passport. Untuk tahap pemula seperti saya memang susah-susah gampang, oleh karena itu buat teman-teman yang ingin membuat passport, ini ada beberapa tahap yang harus dilampaui. Sebenarnya ada 3 tahap atau sama dengan 3 kali bolak-balik kantor imigrasi, tetapi karena keteledoran saya meninggalkan KTP, saya harus bolak-balik kantor imigrasi sebanyak 4 kali. Jadi sebenarnya inilah 3 tahap yang harus dilampaui:
1. Tahap 1 : Penyerahan berkas
Pertama ambil formulir aplikasi di loket informasi. Bilang saja sama petugasnya kamu ingin membuat passport dan meminta formulir aplikasi. Pasti langsung dikasih. Gratis untuk yang di loket informasi. Selanjutnya ke bagian koperasi untuk membeli map dan sampul passport. Di dalam map itu akan ada keterangan berkas-berkas apa saja yang kamu perlukan dan ada surat pernyataan yang dibubuhi materai Rp 6000. Untuk map dan lain-lain kita harus membayar Rp 15.000 (untuk kantor imigrasi Bogor, setiap tempat mungkin memiliki kebijakan yang berbeda). Oh iya adapun berkas-berkas yang harus dibawa dan diserahkan fotokopiannya adalah: KTP (Kartu Tanda Penduduk), KK (Kartu Keluarga), Akte kelahiran, Ijasah terakhir, passport lama (jika sudah pernah membuat), surat menikah (jika sudah menikah), surat baptis, dan surat ganti nama (jika pernah ganti nama). Semua berkas tersebut dikopikan dan dimasukkan bersama dengan formulir yang sudah diisi. Untuk anak di bawah 17 tahun, berkas-berkas dilampirkan sama dengan orang tuanya ditambah dengan akte kelahiran sang anak. Berkas-berkas asli harus dibawa. Setelah semua berkas dan formulir dimasukkan ke dalam map, serahkan kepada petugas di loket informasi. Setelah itu nama kita akan dipanggil dan kita akan diberikan nomor antrian serta map yang kita serahkan tadi akan dikembalikan kembali. Selanjutkan kita menunggu untuk dipanggil di loket satu sesuai nomor antrian. Setelah dipanggil nomor antriannya, kita akan sedikit ditanya-tanya. Waktu kemarin sih saya diminta dokumen aslinya untuk mencocokkan. Selain diminta dokumen asli, saya pun ditanya mengenai tujuan saya,alamat, dan lain-lain. Pokoknya mudah semua pertanyaannya. Setelah selesai pemeriksaan, nanti kita akan diberikan kupon. Kupon itu berisi tanggal kapan kita harus kembali untuk membayar passport, foto, dan wawancara.
2. Tahap 2 : Pembayaran, Foto, dann Wawancara
Biasanya setelah 3-4 hari kerja dari tahap pertama kita akan dipanggil kembali untuk membayar passport, foto, dan wawancara. Ingat ya, 3-4 hari kerja. Saya waktu itu menyerahkan berkas hari Jumat, dan dipanggil kembali hari Rabu. Di tahap ini, kupon yang telah diberikan di tahap pertama dikumpulkan di loket informasi. Kita pun disuruh menunggu untuk diberikan nomor antrian untuk membayar passport, foto dan wawancara. Untuk mekanisme di Kantor Imigrasi Bogor sendiri, ada 2 kupon yang diberikan. Kupon dengan bilangan 300 an adalah kupon untuk mengantri pembayaran passport, sedangkan kupon dengan bilangan 600 an adalah untuk foto dan wawancara. Saat dipanggil untuk membayar passport, kedua kupon diserahkan pada kasir atau loket 2. Untuk Kota Bogor sendiri, biaya yang dikenakan adalah Rp 255.00. Setelah selesai membayar, kupon bilangan 600 an dikembalikan kembali untuk nomor antrian foto dan wawancara. Setelah membayar, kita tinggal menunggu paggilan masuk ke dalam ruangan untuk foto dan wawancara. Setelah dipanggil masuk ke dalam ruangan foto dan wawancara, petugas akan memanggil nama kita untuk pengambilan foto. Setelah foto diambil, lalu kita diminta untuk cap sidik jari. Setelah 2 proses tersebut dilakukan, kita tinggal menunggu nama kita dipanggil untuk wawancara. Pada saat wawancara, jangan lupa membawa dokumen asli karena biasanya akan ditanyakan oleh petugas wawancara. Isi wawancara hanya mencocokkan dengan berkas yang ada, seperti nama, tempat, tahun, dan tanggal lahir, tujuan keberangkatan, alamat, sera nomor telepon. Mudahlah pertanyaannya. Pasti bisa dijawab.
3. Tahap 3 : Pengambilan passport
Setelah tahap 2 selesai, biasa petugas akan memberikan kembali kapan kita harus mengambil passport yang sudah jadi. Biasanya 3-4 hari kerja. Contonya saya, tahap 2 datang pada hari Rabu, disuruh kembali lagi pada hari Senin. Pengambilan passport biasanya dilakukan pada siang hari, sekitar pukul 13.00.
Tips:
- Datanglah lebih pagi terutama untuk tahap 1 dan tahap 2. Semakin pagi kita datang, semakin cepat proses berlangsung. Kantor Imigrasi Kota Bogor buka pukul 08.00. Terlebih lagi, untk pembuatan passport sendiri setiap harinya dibatasi hanya 150 orang perhari (kebijakan setiap kantor imigrasi mungkin berbeda).
- Pada tahap 2 ketika sesi foto, sangat dianjurkan bagi wanita yang mengenakan jilbab untuk menggunakan jilbab berwarna tua, seperti hitam, merah, biru, hijau, atau warna apapun asal tua. Warna pastel seperti krem atau putih tidak saya anjurkan karena hasilnya akan menjadi pucat. Kesalahan ini kebetulan saya lakukan, karena pada saat foto, saya menggunakan jilbab warna krem (dan saya sangat sesali itu).
- Bawalah bacaan, makanan, atau apapun karena mungkin adakalanya kita harus menunggu sangat lama. Dan jika memungkinkan, walaupun kita mendapatkan nomor antrian yang sedikit buncit jangan meninggalkan ruangan. Karena biasanya petugas imigrasi akan cepat men skip nomor antrian yang tidak ada. Jadi semua itu butuh kesabaran.
- Jangan membuat passport dalam waktu yang sangat mendesak. Karena normalnya, pembuatan passport membutuhkan waktu lebih dari seminggu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar