Jumat, 06 Juli 2012

Memuji pun Tidak Boleh Berlebihan

To praise is to be pleased...mungkin itu benar. Tapi terkadang kita harus memperhatikan dengan jujur apa yang kita puji. Jangan samapai ada istilah 'peres' atau 'pujian palsu' dalam setiap ucapan yang kita keluarkan. Apalagi kalau ujung-ujungnya muji di depan, ngejelekin di belakang. Itu sih namanya keterlaluan.

Temans, dalam Islam segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Begitu pula memuji karena dikhawatirkan ketika kita memuji seseorang secara berlebihan itu akan membuat orang yang dipuji menjadi tinggi hati atau sombong. Tinggi hati itu salah satu sifat iblis yang membuatnya diusir dari neraka loh. Bahaya kan kalau kita menjerumuskan orang lain dalam sifat kesombongan?? Bahayanya sifat sombong adalah membuat manusia lupa diri, bahkan tidak akan peka terhadap kesalahan diri sendiri. 

Sahabats, memuji itu sebenarnya baik. Untuk menyenangkan orang yang kita sayangi seperti orang tua, pasangan (suami/istri) dan untuk memotivasi anak. Tetapi perhatikan lah pujian yang akan kita sampaikan. Pastikan itu dari dalam hati kita sendiri, dan pastikan pujilah Allah terlebih dahulu karena hanya Dia lah yang memberikan kesempurnaan bagi siapa yang Dia kehendaki. Wallahualam bishowab :)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar