Sabtu, 29 Desember 2012

If you know about riba is the same as interest rate...

Those who earn from usury stand only like one who is struck by the devil’s touch. That is because they claim that usury is a form of trade. But God permits trade, and prohibits usury. Whoever heeds this admonition from his lord. and abstains from usury, may keep his past earnings, and his judgment rests with God. As for those who return to usury, they will deserve hell, wherein they abide forever (QS 2:275)

Selasa, 25 September 2012

Bay Al ‘Inah; Suatu Pro dan Kontra


Dalam perbankan syariah terdapat bermacam-macam transaksi jual-beli (bay) salah satunya adalah bay al-inah. Bay al-inah didefinisikan sebagai suatu transaksi dimana seseorang menjual suatu aset untuk pembayaran yang ditangguhkan dan membeli kembali aset tersebut dari pembeli sebelum dengan pembayaran penuh yang jumlahnya lebih rendah dari harga sebelumnya. Di kalangan para ulama sendiri terdapat beberapa pendapat yang melarang dan memperbolehkan transaksi ini berlangsung.
Sebagian besar ulama sepakat menyatakan bahwa bay al-inah dilarang. Menurut Imam Maliki dan Hanbali, kontrak bay al-inah tidak diperbolehkan karena dalam suatu transaksi, motif dari pihak-pihak yang berkepentingan menentukan transaksi itu legal atau tidak. Mayoritas ulama berpendapat bahwa dalam transaksi bay al-inah, motif yang digunakan tidah sah karena seakan-akan pihak-pihak yang berkepentingan melakukan praktek hiyal (tipu daya) dengan kata lain melakukan transaksi jual beli yang sebenarnya dihalalkan untuk mendapatkan pinjaman dan memperoleh tambahan (riba) dari pinjaman tersebut.  Riba sendiri diharamkam dalam Islam sebagaimana disebutkan dalam surat Al Baqarah ayat 275:
“........Padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba....” (QS 2:275)
Adapun hadits yang menunjukkan larangan bay al-inah adalah:
"Jika kamu menjual dan membeli berdasarkan` inah, dan kamu mengolah (tanah), dan kamu puas dengan hasilnya, dan kamu mengabaikan tugas untuk melakukan jihad, Allah SWT akan mengutuk kamu dan Dia tidak akan menghapus kutukanNya sampai kamu kembali ke agama kamu “(HR Abu Dawud)
Akan tetapi, Imam Syafi'i dalam bukunya al-Umm berpendapat bahwa kita tidak bisa menghalalkan atau mengharamkan suatu kontrak berdasarkan niat. Syafi’i berpendapat bahwa niat adalah hal yang tidak bisa dilihat secara nyata. Lebih jauh Syafi’i berpendapat bahwa ia akan mengharamkan ‘inah jika dalam transaksi ini memang terdapat efek-efek yang nyata tentang adanya tindakan ilegal seperti riba.
Begitu banyak pertanyaan muncul terkait pelaksanaan 'inah dalam perbankan syariah, terutama dengan Malaysia. Sebenarnya mengapa Malaysia mensahkan bay al-'Inah padahal ada begitu banyak pendapat yang bertentangan dengan transaksi tersebut? Lalu apakah sebenarnya tujuan pemerintah Malaysia untuk memperbolehkan bay al-inah?
Industri perbankan syariah saat ini dituntut untuk bisa berkompetisi dengan perbankan konvensional yang terlebih dahulu berkembang dibandingkan dengan perbankan syariah itu sendiri. Untuk bisa bertahan dan berkompetisi, perbankan syariah harus mampu memenuhi kebutuhan pelanggan mereka. Inovasi produk dinilai sebagai kunci sukses untuk mempertahankan pertumbuhan bisnis saat ini. Yang lebih menarik lagi, ternyata industri perbankan syariah sendiri lebih berkembang di kawasan Asia Tenggara terutama Malaysia dibandingkan dengan kawasan Timur Tengah. Negara ini menjadi yang pertama yang menemukan Pasar Uang Antar-bank Islam (IIMM), sukuk perusahaan (obligasi syariah) dan the Islamic unit trust.
Selain itu, para ulama di Malaysia memperbolehkan praktek bay al-inah didasarkan pada dua hal utama. Pertama, mereka menyatakan bahwa kontrak tersebut tidak jelas dilarang baik dalam Quran atau dalam sunnah. Mereka tidak mengakui keabsahan hadits yang menunjukkan larangan kontrak.  Kedua, para ulama Malaysia tersebut berpendapat atas dasar maslahah (kebaikan), yang mengacu pada kebutuhan masyarakat muslim saat ini. Para ulama mengakui pendapat bahwa kartu kredit telah menjadi fasilitas perbankan yang penting bagi masyarakat termasuk umat Islam sendiri. Penggunaan kartu kredit saat ini dirasa penting untuk urusan bisnis dan berbagai transaksi komersial. Mempertimbangkan hal  ini, para ulama mendukung gagasan bank untuk membuat kartu kredit dengan menggunakan bay al-inah sebagai kontrak utamanya.
Jadi dalam hal ini, bay al-inah diperbolehkan di Malaysia karena para pemimpin dan ulama mempertimbangan kontrak ini akan membawa maslahah untuk mengembangkan perbankan Islam di Malaysia, khususnya pada masa awal dari perkembangan perbankan Islam. Dalam pandangan siyasah shar'iyyah sendiri, setiap tindakan yang mendekatkan pada maslahah dan menjauhkan dari mafsadah (kerusakan) itu sesuai dengan syariah, walaupun tidak terdapat dalam Al-Quran dan Sunnah. Wallahualam bi showab.

Jumat, 06 Juli 2012

Memuji pun Tidak Boleh Berlebihan

To praise is to be pleased...mungkin itu benar. Tapi terkadang kita harus memperhatikan dengan jujur apa yang kita puji. Jangan samapai ada istilah 'peres' atau 'pujian palsu' dalam setiap ucapan yang kita keluarkan. Apalagi kalau ujung-ujungnya muji di depan, ngejelekin di belakang. Itu sih namanya keterlaluan.

Temans, dalam Islam segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Begitu pula memuji karena dikhawatirkan ketika kita memuji seseorang secara berlebihan itu akan membuat orang yang dipuji menjadi tinggi hati atau sombong. Tinggi hati itu salah satu sifat iblis yang membuatnya diusir dari neraka loh. Bahaya kan kalau kita menjerumuskan orang lain dalam sifat kesombongan?? Bahayanya sifat sombong adalah membuat manusia lupa diri, bahkan tidak akan peka terhadap kesalahan diri sendiri. 

Sahabats, memuji itu sebenarnya baik. Untuk menyenangkan orang yang kita sayangi seperti orang tua, pasangan (suami/istri) dan untuk memotivasi anak. Tetapi perhatikan lah pujian yang akan kita sampaikan. Pastikan itu dari dalam hati kita sendiri, dan pastikan pujilah Allah terlebih dahulu karena hanya Dia lah yang memberikan kesempurnaan bagi siapa yang Dia kehendaki. Wallahualam bishowab :)


Minggu, 17 Juni 2012

My Siyasah Class :))

This is my Siyasah class consisted of only 17 students and one lovely teacher. This class has taught me everything such discussing, debating, and writing paper as well. We also have fun..and only a word I could say 'WONDERFUL'!!! *act as Mr Kayadibi :))

Senin, 11 Juni 2012

KISAH ALAM MAHSYAR

Saya ambil kisah ini dari seorang sahabat  bernama Maryam Qonitat atau saya biasa memanggilnya Ita. Silakan dibaca dan direnungi kisah ini. Semoga berkenan.



1.            Selepas Malaikat Israfil meniup sangkakala (bentuknya seperti tanduk besar) yang memekakkan telinga, seluruh makhluk mati kecuali Izrail & beberapa malaikat yg lain.
2.            Selepas itu, Izrail pun mencabut nyawa malaikat yg tinggal dan akhirnya nyawanya sendiri.Selepas semua makhluk mati, Tuhan pun berfirman mafhumnya “Kepunyaan siapakah kerajaan hari ini?”Tiada siapa yang menjawab.Lalu Dia sendiri menjawab dengan keagunganNya “Kepunyaan Allah Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa”.Ini menunjukkan kebesaran & keagunganNya sebagai Tuhan yg Maha Kuasa lagi Maha Kekal Hidup, tidak mati.
3.            Selepas 40 tahun, Malaikat Israfil a.s. dihidupkan, seterusnya meniup sangkakala untuk kali ke-2, lantas seluruh makhluk hidup semula di atas bumi putih, berupa padang Mahsyar (umpama padang Arafah) yang rata tidak berbukit atau bulat seperti bumi.
4.            Sekelian manusia hidup melalui benih anak Adam yg disebut "Ajbuz Zanbi" yang berada di hujung tulang belakang mereka.Hiduplah manusia umpama anak pokok yg kembang membesar dari biji benih.
5.            Semua manusia dan jin dibangkitkan dalam keadaan telanjang dan hina.Mereka tidak rasa malu kerana pada ketika itu hati mereka sangat takut dan bimbang tentang nasib & masa depan yang akan mereka hadapi kelak.
6.            Lalu datanglah api yang berterbangan dengan bunyi seperti guruh yang menghalau manusia, jin dan binatang ke tempat perhimpunan besar. Bergeraklah mereka menggunakan tunggangan (bagi yang banyak amal), berjalan kaki (bagi yang kurang amalan) dan berjalan dengan muka (bagi yang banyak dosa). Ketika itu, ibu akan lupakan anak, suami akan lupakan isteri, setiap manusia sibuk memikirkan nasib mereka - nafsi-nafsi
7.            Setelah semua makhluk dikumpulkan, matahari dan bulan dihapuskan cahayanya, lalu mereka tinggal dalam kegelapan tanpa cahaya. Berlakulah huru-hara yang amat dahsyat.
8.            Tiba-tiba langit yang tebal pecah dengan bunyi yang dahsyat, lalu turunlah malaikat sambil bertasbih kepada Allah Ta’ala. Seluruh makhluk terkejut melihat saiz malaikat yang besar dan suaranya yang menakutkan.
9.            Kemudian matahari muncul semula dengan kepanasan yang berganda.Hingga dirasakan seakan-akan matahari berada sejengkal dari atas kepala mereka. Ulama berkata jika matahari naik di bumi seperti keadaannya naik dihari Kiamat nescaya seluruh bumi terbakar, bukit-bukau hancur dan sungai menjadi kering.Lalu mereka rasai kepanasan dan bermandikan peluh sehingga peluh mereka menjadi lautan.Timbul atau tenggelam mereka bergantung pada amalan masing-masing.Keadaan mereka berlanjutan sehingga 1000 tahun.
10.   Terdapat satu kolam ( حوض ) kepunyaan Nabi Muhammad s.a.w. bernama Al-Kausar yang mengandungi air yang hanya dapat diminum oleh orang mukmin sahaja.Orang bukan mukmin akan dihalau oleh malaikat yang menjaganya. Jika diminum airnya tidak akan haus selama-lamanya. Kolam ini berbentuk segi empat tepat sebesar satu bulan perjalanan.Bau air kolam ini lebih harum dari kasturi, warnanya lebih putih dari susu dan rasanya lebih sejuk dari embun.Ia mempunyai saluran yang mengalir dari syurga.
11.        Semua makhluk berada bawah cahaya matahari yang terik kecuali 7 golongan yang mendapat teduhan dari Arasy.
Mereka ialah:
·               Pemimpin yang adil.
·               Orang muda yang taat kepada perintah Allah.
·               Lelaki yang terikat hatinya dgn masjid.
·               Dua orang yang bertemu kerana Allah dan berpisah kerana Allah.
·               Lelaki yang diajak oleh wanita berzina, tetapi dia menolak dengan berkata "Aku takut pada Allah".
·               Lelaki yg bersedekah dengan bersembunyi (tidak diketahui orang ramai).
·               Lelaki yang suka bersendirian mengingati Allah lalu mengalir air matanya kerana takutkan Allah.
12.        Oleh kerana tersangat lama menunggu di padang mahsyar, semua manusia tidak tahu berbuat apa melainkan mereka yang beriman, kemudian mereka terdengar suara "pergilah berjumpa dengan para Nabi". Maka mereka pun pergi mencari para Nabi.  Pertama sekali kumpulan manusia ini berjumpa dengan Nabi Adam tetapi usaha mereka gagal kerana Nabi Adam a.s menyatakan beliau juga ada melakukan kesalahan dengan Allah Ta’ala.  Maka kumpulan besar itu kemudiannya berjumpa Nabi Nuh a.s., Nabi Ibrahim a.s., Nabi Musa a.s., Nabi Isa a.s. (semuanya memberikan sebab seperti Nabi Adam a.s.) dan akhirnya mereka berjumpa Rasullullah saw.  Jarak masa antara satu nabi dengan yang lain adalah 1000 tahun perjalanan.
13.        Lalu berdoalah baginda Nabi Muhammad s.a.w. ke hadrat Allah Ta’ala. Lalu diperkenankan doa baginda.
14.        Selepas itu, terdengar bunyi pukulan gendang yang kuat hingga menakutkan hati semua makhluk kerana mereka sangka azab akan turun.  Lalu terbelah langit, turunlah arasy Tuhan yang dipikul oleh 8 orang malaikat yang sangat besar (besarnya sejarak perjalanan 20ribu tahun) sambil bertasbih dengan suara yang amat kuat sehingga ‘Arasy itu tiba dibumi.
15.        Arasy ( عرش ) ialah jisim nurani yang amat besar berbentuk kubah (bumbung bulat) yang mempunyai 4 batang tiang yang sentiasa dipikul oleh 4 orang malaikat yang besar dan gagah. Dalam bahasa mudah ia seumpama istana yang mempunyai seribu bilik yang menempatkan jutaan malaikat di dalamnya. Ia dilingkungi embun yang menghijab cahayanya yang sangat kuat.
16.        Kursi ( كرسي ) iaitu jisim nurani yang terletak di hadapan Arasy yang dipikul oleh 4 orang malaikat yang sangat besar.  Saiz kursi lebih kecil dari ‘Arasy umpama cincin ditengah padang .  Dalam bahasa mudah ia umpama singgahsana yang terletak dihadapan istana.
17.        Seluruh makhluk pun menundukkan kepala kerana takut. Lalu dimulakan timbangan amal.  Ketika itu berterbanganlah kitab amalan masing-masing turun dari bawah Arasy menuju ke leher pemiliknya tanpa silap dan tergantunglah ia sehingga mereka dipanggil untuk dihisab. Kitab amalan ini telah ditulis oleh malaikat Hafazhah / Raqib & ‘Atid / Kiraman Katibin.
18.        Manusia beratur dalam saf mengikut Nabi dan pemimpin masing-masing. Orang kafir & munafik beratur bersama pemimpin mereka yang zalim.  Setiap pengikut ada tanda mereka tersendiri untuk dibezakan.
19.        Umat yang pertama kali dihisab adalah umat Nabi Muhammad s.a.w., dan amalan yang pertama kali dihisab adalah solat.  Sedangkan hukum yang pertama kali diputuskan adalah perkara pertumpahan darah.
20.        Apabila tiba giliran seseorang hendak dihisab amalannya, malaikat akan mencabut kitab mereka lalu diserahkan, lalu pemiliknya mengambil dengan tangan kanan bagi orang mukmin dan dengan tangan kiri jika orang bukan mukmin. Semua makhluk akan dihisab amalan mereka menggunakan satu Neraca Timbangan. Saiznya amat besar, mempunyai satu tiang yang mempunyai lidah dan 2 daun.  Daun yang bercahaya untuk menimbang pahala dan yang gelap untuk menimbang dosa.
21.        Acara ini disaksikan oleh Nabi Muhammad s.a.w. dan para imam 4 mazhab untuk menyaksikan pengikut masing-masing dihisab.
22.        Perkara pertama yang diminta ialah Islam. Jika dia bukan Islam, maka seluruh amalan baiknya tidak ditimbang bahkan amalan buruk tetap akan ditimbang.
23.        Ketika dihisab, mulut manusia akan dipateri, tangan akan berkata-kata, kaki akan menjadi saksi.  Tiada dolak-dalih dan hujah tipuan. Semua akan di adili oleh Allah Ta’ala dengan Maha Bijaksana.
24.        Setelah amalan ditimbang, mahkamah Mahsyar dibuka kepada orang ramai untuk menuntut hak masing-masing dari makhluk yang sedang dibicara sehinggalah seluruh makhluk berpuas hati dan dibenarkannya menyeberangi titian sirat.
25.        Syafaat Nabi Muhammad s.a.w. di akhirat :
a.             Meringankan penderitaan makhluk di Padang Mahsyar dengan mempercepatkan hisab.
b.            Memasukkan manusia ke dalam syurga tanpa hisab.
c.             Mengeluarkan manusia yang mempunyai iman sebesar zarah dari neraka.
26.        Semua syafaat ini tertakluk kepada keizinan Allah Ta’ala. Para nabi dan rasul serta golongan khawas juga diberikan izin oleh Tuhan untuk memberi syafaat kepada para pengikut mereka. Mereka ini berjumlah 70 000. Setiap seorang dari mereka akan mensyafaatkan 70 000 orang yang lain.
27.        Setelah berjaya dihisab, manusia akan mula berjalan menuju syurga melintasi jambatan sirat. Siratul Mustaqim ialah jambatan (titian) yang terbentang dibawahnya neraka. Lebar jambatan ini adalah seperti sehelai rambut yang dibelah tujuh dan ia lebih tajam dari mata pedang. Bagi orang mukmin ia akan dilebarkan dan dimudahkan menyeberanginya.
28.        Fudhail bin Iyadh berkata perjalanan di Sirat memakan masa 15000 tahun.  5000 tahun menaik, 5000 tahun mendatar dan 5000 tahun menurun.  Ada makhluk yang melintasinya seperti kilat, seperti angin, menunggang binatang korban dan berjalan kaki. Ada yang tidak dapat melepasinya disebabkan api neraka sentiasa menarik kaki mereka, lalu mereka jatuh ke dalamnya.
29.        Para malaikat berdiri di kanan dan kiri sirat mengawasi setiap makhluk yang lalu.  Setiap 1000 orang yang meniti sirat, hanya seorang sahaja yang Berjaya melepasinya.  999 orang akan terjatuh ke dalam neraka.
Rujukan:
Kitab Aqidatun Najin karangan Syeikh Zainal Abidin Muhammad Al-Fathani.


Minggu, 29 April 2012

Woman’s Right in The Name of Gender Equity


Issue of gender equity in Indonesia has been concerned and blown up by several feminists such as Musdah Muria, Aminah Wadud, and others. They attempt to “fight” for woman’s right and persue their ideas to the government into policies and rules. The legislative institution thus now are considering their idea whether it is accepted or not.
Feminism has come up from the experience of some women in the world. Those who were discriminated by their husband, family, and any institutions attempted to fight for such fairness they wanted to obtain. Some of the women felt empathy for something happening with their girlfriend so they gathered in the name of empathy and solidarity to fight for gender equity. In addition, some of discrimination ruling was enacted by  the nation even from the Western before Islam came up. They treated women as a slaves, punished them discreditably, and other bad treatment. It was so awful.
But unfotunately, what they have fought is sometimes not acceptable in shariah’s principles. They claim that inheritance has to be equal between man and woman, lesbian or homosexual is allowed, woman has her right to work everywhere and everytime they want without permission from her husband and others. And can you imagine what is the worse implication will happen? The crucial institution called family is in danger to be extinct and finally, human generation is no longer. Naudzubillah.
Nevertheless, Islam has its own concept about gender equality. Concept of gender equity in Islam is universely the most appropriate for all. There are several fundamental matters which have to be known and applied related with gender equality (Hafidhuddin, 2012 by Twitter). Firstly, men and women in Islam are literally equal to conduct his or her best deed such written in Quran 16:97.
“Whoever works righteousness, man or woman, and has Faith, verily, to him will We give a life that is good and pure and We will bestow on such their reward according to the best of their action” (16:97)
In addition, there is one more ayat explaining about the detail of good deeds which can be implemented by both men or women such in Quran 33:35.
“For muslim men and women, for believing men and women, for devout men and women, for true men and women who are patient and constant, for men and women who humble themselves, for men and women who give in charity, for men and women who fast, for men and women who guard their chastity, and for men and women who engage much in Allah’s rememberance, for them Allah prepared forgiveness and great reward.” (33:35)
From both of two ayat, we can conclude that the Lawgiver has determined that men and women have the same opportunity to obtain best reward from Allah. There is no discrimination and both men and women could seriously fight for the great rewards from Allah. As long as they are pious and do their best, Allah will equally give them forgiveness and great rewards. Masya Allah.
Secondly, both men and women cooperatively have their social role in society in purpose to build just system of life and create such peaceful life and barakah (love and affection) from Allah. Both men and women have to be cooperative to strengthen ukhuwah (frienship) thus it will impact with successful development in society. This elaboration has been explained in Quran (9:71).
“The believers, men and women, are protectors one of another: they enjoin what is just, and forbid what is evil: they observe regular prayers, pay zakat, and obey Allah and His Messenger. On them will Allah pour His mercy: for Allah is Exalted in power, Wise.” (9:71)
In this ayat, Allah asks His believers to direct in good deeds and forbid the evil. Both men and women in this ayat have same opportunity to estabilish the community, hence the power of economic, social, and politic will be much stronger. It is implied in term of paying zakah. Zakah collected will not be a great number if there is only men’s role or women’s role.
On contrary, hypocritical cooperation among men and women will also impact unfavorable implication such as implied in Quran (9:67).
“The Hypocrites, men and women, are alike: they enjoin evil, and forbid what is just, and tighten their purse’s strings. They have forgotten Allah: so He hath forgotten them. Verily the Hypocrites are rebellious and perverse.” (9:67)
Finally, in Islam, the relationship among men and women are like “garments” which cover and protect each other such as stated in Quran (2:187).
“.....they are your garments and ye are their garments......” (2:187)
Inevitably, we have to confess that there are some differences among men and women. But the differences are in term of function and it does not mean discrimination. If men and women are able to conduct their own fuctions and role properly, consequently life will occur well. For example a man as a father earning money for his family has same reward with a woman as a wife educating and caring her children. So, Islam has emphasized and regulated everthing based on human’s function and efforts. They will get everything from what they have done without discrimination among men and women. Moreover, women are allowed to work outside the home but they have get permission from their husband. This is the way of Islam to protect women since husband is responsible for his wife. So, Islam is fair and beautiful, isn’t it? J
In my conclusion, the issue of gender which is carried by feminists and capitalist should  be paid more attention since if the rules of gender equity is validated, there will be much more awful implications coming. So be careful and be a smart muslim J

Kamis, 26 April 2012

Jumat Berkah

Berhubung saya nulis ini hari Jumat, jadi ga ada salahnya kalau saya bahas sedikit tentang hari Jumat dan keutamaannya dari hari-hari lain juga amalan-amalan yang bisa kita lakuin. Oke siap?! :)

“Sebaik-baik hari yang terbit padanya matahari adalah hari Jum’at. Pada hari itu diciptakan Adam alaihis salam, dimasukkan dan dikeluarkan dari syurga pada hari itu dan kiamat akan terjadi pada hari Jum’at pula.” (HR. Muslim, Abu Dawud, An-Nasa’i, Tirmidzi dan disahihkannya. Lihat Fiqhus Sunnah oleh Sayyid Sabiq bab Jum’ah)

MasyaAllah sekali bukan. Hari pertama manusia diciptakan dan hari terakhir manusia dibinasakan. Selain itu juga merupakan hari dimana Nabi Adan AS dikeluarkan dari surga. Bukankah ini istimewa?! Hari yang berkaitan erat dengan sejarah hidup manusia. Seperti layaknya hari bersejarah kemerdekaan RI setiap tanggal 17 Agustus yang selalu diramaikan bangsa Indonesia, hari ini juga bisa dirayakan oleh muslim dan muslimah sekalian. Cara merayakannya adalah dengan  memperbanyak amalan di hari Jumat. 
Selain itu pula, hari Jumat adalah hari paling mulia di sisi Allah seperti hadis yang tertulis di bawah ini.
"Hari Jumat adalah penghulu hari-hari dan hari yang paling mulia di sisi Allah" (HR. Ahmad)

MasyaAllah bukan. Hari yang diistimewakan oleh Allah. Ini sih kesempatan banget buat kita. Mengerjakan sesuatu yang baik di hari yang baik. Bisa-bisa jadi bonus nih buat kita semua. MasyaAllah :)

So, apa aja nih amalan yang bisa kita lakukan di hari Jumat. Ya tentunya semua bisalah. Mulai dari Qiyamul lail atau sholat malam, sholat dhuha, perbanyak tadarus dan tadabur Quran, sedekah, sholat sunnat Rawatib, dan amalan-amalan baik lainnya. Tapi diriwayatkan dalam suatu hadist bahwa pada hari Jumat disarankan untuk membaca surat Al-Kahfi. Adapun hadist adalah seperti yang tertulis di bawah ini.

"Barangsiapa membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum'at akan diberikan cahaya baginya diantara dua Jum'at" (HR. Hakim)

Selain surat Al Kahfi, teman-teman juga bisa memperbanyak sholawat seperti hadist yang diriwayatkan oleh Baihaqi berikut ini.

"Perbanyaklah sholawat kepadaku setiap hari Jumat" (HR. Baihaqi)
  
MasyaAllah betapanya Maha Baiknya Allah memberikan kesempatan bagi kita untuk bisa beramal pada hari yang mulia. Eits tetapi bukan berarti hari-hari lain kita ga beramal loh. Hari Jumat itu bonus dan tapi kalau untuk beramal dan beribadah itu ya setiap hari dong. Kan kita senang kalau timbangan amal kita semakin berat di sebelah kanan. Kasihlah kerjaan yang jauh lebih banyak sama malaikat munkar buat mencatat amal kebaikan kita. Biar nantinya di yaumil akhir kelak kita bisa nerima catatan di sebelah kanan dengan muka berseri. Iya kan?Setuju?Akur :)

Tapi sayang ya kadang suka miris juga ngeliat sesuatu yang bertema "horor" di malam Jumat. Padahal abis magrib itu kan itungannya udah Jumat ya, dan di malam Jum'at itu justru bagus banget kalau kita bisa ngaji atau sholat malam. Dengan adanya isu horor itu, ya mau ke WC buat ambil wudhu aja mungkin pada takut duluan. Terus gimana bisa beribadah dengan tenang dong kalau hati diliputi rasa takut seperti itu.

Sahabat, percaya kepada yang ghaib seperti jin, malaikat, dan syaitan itu adalah ciri orang-orang yang beriman (QS 2:2), tapi kan tetep aja yang harus kita takuti itu hanya Allah. Jadi buat apa takut sama hal-hal yang berbau mistik seperti itu. Selama kita yakin hanya Allah yang bisa melindungi kita, buat apa takut terhadap mahlukNya. Justru dengan beribadah dan beramal baik akan membuat Allah mencintai kita dan ketika Allah mencintai hambaNya, bumi dan langit beserta isinya akan mencintai hambaNya tersebut. Masya Allah bukan?! Jadi perbanyaklah ibadah di hari Jumat dan hari-hari lain. Semoga kelak kita akan dikumpulkan kembali di surganya kelak. Amin :)




Jumat, 24 Februari 2012

Finally

Finally, after long journey in my life, full of laugh, cry, and war #lebay bisa juga ngeblog lagi..hehehehe...sekarang mungkin saya akan mencoba untuk berbagi tentang ilmu-ilmu yang saya terima disini. Banyak banget pelajaran yang saya dapatkan disini. Tentang ilmu ekonomi syariah, ilmu2 dari temen2 ahli Quran dan Hadist, ilmu kehidupan #sedap dan apapun lah yang bermanfaat insyaAllah. So find and observe more yaa :))